ketua komite pondok meja lapor ke mendiknas

Posted: March 12, 2011 in Uncategorized

Tribun Jambi – Sabtu, 1 Januari 2011 09:38 WIB
Share |
Berita Terkait

JAMBI, TRIBUNJAMBI.COM – Komite SMAN Berstandar Internasional (BI) Pondok Meja Jambi tetap menolak opsi yang diajukan Pemprov Jambi yakni anak didik dipindah ke SMA Titian Teras. Alasannya, SMAN BI Pondok Meja berdiri didasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional sehingga tidak begitu saja ditutup.
Anggota Komite SMAN BI Pondok Meja, Gunawan saat ke redaksi Tribun, Jumat (31/12) mengatakan, komite siap berangkat ke Jakarta menyerahkan SK Mendiknas tentang pendirian sekolah, termasuk mengadukan persoalan yang mengimpit sekolah tempat anak mereka belajar.
“Kami menyekolahkan anak ke sekolah ini atas undangan Sekdaprov Jambi yang ditempel di SMP-SMP. Untuk masuk sekolah ini susah, harus bersaing dengan 1.050 calon siswa dan melewati lima tahapan ujian. Kok mau ditutup begitu saja,” kata Gunawan.
Dulu, saat hendak didirikan, kata dia, sekolah ini akan bergandengan dengan New Zealand dan bahkan Harvard University sehingga orangtua berbondong-bondong menyekolahkan anaknya. Jika pemerintah menutup begitu saja, jelas ini tak ada tanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukan dulu.
“Cobalah bijaksana. Pak Gubernur bersedia bertemu dengan orangtua siswa membahas ini. Kalau memang membebani anggaran, mari kita bahas bersama. Kita cari opsi selain ditutup dan siswa-siswanya dipindahkan,” kata dia.
Gunawan mengakui, semua biaya operasional sekolah ditanggung oleh pemerintah. Dan dia mengaku tak pernah mengeluarkan dana sepeser pun. Untuk itu, jika pemerintah merasa keberatan menanggung biaya, maka hal itu bisa dibahas dan dicarikan solusinya, bukan dipindah begitu saja.
“Apakah biaya makan ditanggung orangtua, atau bagaimana,” katanya. Ya, selama ini siswa-siswa SMA tersebut tinggal di asrama sekolah.
Seperti diwartakan, Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) mengatakan, opsi solusi proses KBM dialihkan ke SMA Titian Teras bukan bermaksud untuk merugikan masyarakat. Hal ini dilakukan, karena opsi tersebut dinilai baik untuk siswa dan wali siswa.
Sementara mengenai keadaan infrastruktur, sarana, hingga tenaga guru di SMA RSBI Pondok Meja masih belum memadai untuk KBM yang ideal. “Kami tidak mungkin merugikan masyarakat,” tegas Gubernur kepada para wartawan, Kamis (30/12).
Gubernur juga mengatakan, ia telah mencoba untuk mengintegrasikan pandangan dengan siswa dan wali siswa. Hal itu dilakukan dengan mengumpulkan siswa-siswi SMA RSBI Pondok Meja di SMA Titian Teras. Menurutnya, SMA Titian Teras merupakan sekolah yang cocok dan sesuai untuk siswa-siswi RSBI yang unggul.

Penulis : ribut
Editor : ribut

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s